Soal no. 1
Perhatikan grafik titik didih senyawa-senyawa hidrida golongan IVA, VA, dan VIA berikut!
Senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen antar molekulnya adalah nomor….
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4 dan 5
E. 5 dan 6
Pembahasan
Senyawa yang memiliki ikatan hidrogen antar molekulnya memiliki ciri
titik didihnya tinggi. Dari grafik yang 3 dan 2 memiliki titik didih
relatif tinggi.
Jawab: B.
Soal no. 2
Perhatikan data sifat fisik dari dua zat berikut!
Jenis ikatan yang terdapat pada zat X dan zat Y berturut-turut adalah….
A. ionik dan kovalen nonpolar
B. kovalen nonpolar dan ionik
C. kovalen polar dan kovalen nonpolar
D. kovalen polar dan ionik
E. hidrogen dan ionik
Pembahasan
Ciri-ciri ikatan Kovalen polar:
-titik leleh rendah
-bentuk larutannya dapat menghantarkan listrik
-bentuk lelehannya tidak dapat menghantar listrik
Ciri-ciri ikatan Kovalen nonpolar:
-titik leleh rendah
-bentuk larutannya tidak dapat menghantarkan listrik
-bentuk lelehannya tidak dapat menghantarkan listrik
Ciri-ciri ikatan Ionik:
-titik lelehnya tinggi
-bentuk larutannya dapat menghantarkan listrik
-bentuk lelehannya dapat menghantarkan listrik
Dari ciri-cirinya jenis ikatan pada X dan Y masing-masing adalah ionik dan kovalen nonpolar.
Jawab: A.
Soal no. 3
Diketahui konfigurasi elektron:
Si = [Ne] 3s2 3p2
F = [He] 2s2 2p5
Jika kedua unsur tersebut membentuk senyawa, bentuk molekul yang terjadi sesuai aturan oktet adalah….
A. linear
B. segitiga datar
C. tetrahedral
D. segitiga piramida
E. oktahedral
Pembahasan
Si = [Ne] 3s2 3p2 → elektron valensinya 4
F = [He] 2s2 2p5 → elektron valensinya 7
F (elektron valensi 7) jadi perlu 1 elektron lagi agar mencapai
kesetimbangan oktet, sementara Si menyumbang 4 elektron untuk dipakai
bersama.
Molekul yang terbentuk SiF4 (silicon tetrafluoride), bentuk molekul tetrahedron (tipe AX4)
Jawab: C
Soal no. 4
Perhatikan notasi unsur berikut!
Letak unsur dan konfigurasi elektron yang paling tepat untuk unsur A adalah……
(Nomor atom Ar = 18)
Pembahasan
Perhatikan urutannya saat mengisi elektron.
Konfigurasi elektron dari A
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3
= [Ar] 4s2 3d3
Banyaknya kulit n = 4 → Periode 4
Elektron valensi 4s2 3d3 → ada 5, mengisi sub kulit s dan d, termasuk unsur transisi, Golongan VB.
Jawab: E.
Soal no. 5
Harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir dari unsur
adalah…
A. n = 3; l = 1; m = - 1; s = - ½
B. n = 3; l = 2; m = +2; s = + ½
C. n = 3; l = 1; m = 0; s = + ½
D. n = 3; l = 2; m = - 2; s = + ½
E. n = 3; l = 2; m = 0; s = +½
Pembahasan
Konfigurasi elektron dari 25Mn55
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5
dari 3d5
n = 3 (kulit ke-3)
l = 2 (subkulit d, l = 2)
m = + 2 (letak orbital)
s = + ½ (arah spin)
Jawab: B
Soal no. 6
Perhatikan gambar struktur Lewis senyawa asam nitrat (HNO3) berikut!
Pasangan elektron yang terbentuk secara kovalen koordinasi ditunjukkan oleh nomor….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Pembahasan
Ikatan kovalen koordinat adalah ikatan kovalen dimana pasangan elektron
yang digunakan bersama berasal dari satu atom saja. Pasangan elektron
nomor 3 adalah pasangan elektron koordinasi.
Jawab: C
Soal no. 7
Aluminium larut dalam larutan asam sulfat menghasilkan larutan
aluminium sulfat dan gas hidrogen. Persamaan reaksi yang tepat pada
peristiwa tersebut adalah…
A. 2Al (s) + 3H2 SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g)
B. Al (s) + H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + H2 (g)
C. 2Al (s) + H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g)
D. Al (s) + 3H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g)
E. 2Al (s) + 3H2SO4 (aq) → 2Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g)
Pembahasan
Reaksi yang setara memiliki jumlah masing-masing atom di ruas kiri sama dengan ruas kanan.
2Al (s) + 3H2 SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g)
Al = 2
H = 6
S = 3
O = 12
Jawab : A.
Soal no. 8
Sebanyak 11,6 gram senyawa hidrat Na2SO4 ⋅ x H2O dipanaskan sampai terbentuk Na2SO4 sebanyak 7,1 gram menurut reaksi
Na2SO4 ⋅ xH2O(s) → Na2SO4(s) +xH2O(g).
Jika Ar Na = 23; S = 32 dan H = 1, rumus senyawa kristal tersebut adalah…
A. Na2SO4 ⋅ H2O
B. Na2SO4 ⋅ 2H2O
C. Na2SO4 ⋅ 3H2O
D. Na2SO4 ⋅ 4H2O
E. Na2SO4 ⋅ 5H2O
Pembahasan
Banyak mol Na2SO4 yang terbentuk adalah:
Reaksi:
Terlihat koefisien Na2SO4 ⋅ xH2O sama dengan koefisien Na2SO4 jadi yang bereaksi juga 0,05 mol.
Sehingga dari massa dan mol Na2SO4⋅ xH2O ( Ar Na = 23; S = 32; O = 16; dan H = 1)
Jawab: E
Soal no. 9
Sebanyak 24,5 gram padatan kalium klorat dipanaskan dalam wadah tertutup, sehingga terjadi reaksi sesuai persamaan:
2 KClO3 (s) → 2KCl (s) +3O2 (g)
Massa zat yang dihasilkan adalah….
(Ar: K = 39; Cl = 35,5; O = 16)
A. 122,5 gram
B. 61,2 gram
C. 24,5 gram
D. 14,9 gram
E. 9,6 gram
Pembahasan
Zat yang dihasilkan pada soal di atas adalah adalah zat yang di ruas kanan yaitu KCl sekaligus O2. Massa sebelum dan sesudah reaksi di sini akan sama, 24,5 gram.
Jawab : C.
atau bisa juga dengan perhitungan:
mol KClO3 yang bereaksi sebanyak
Reaksi yang terjadi
KCl yang dihasilkan 0,2 mol dan O2 sebanyak 0,3 mol, massa masing-masing zat adalah:
Massa zat yang dihasilkan dengan demikian adalah :
14,9 + 9,6 = 24,5 gram
Jawab: C
Soal no. 10
Perhatikan data percobaan uji larutan berikut!
Pasangan senyawa yang merupakan larutan elektrolit kuat dan nonelektrolit berturut-turut ditunjukkan oleh larutan nomor….
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (5)
C. (4) dan (5)
D. (5) dan (1)
E. (5) dan (3)
Pembahasan
Ciri-ciri larutan elektrolit kuat diantaranya:
- Lampu terang atau redup .
- banyak gelembung gas di elektrodanya.
Ciri-ciri larutan elektrolit kuat diantaranya:
- Lampu mati
- Tidak ada gelembung gas di elektrodanya
Larutan elektrolit kuat nomor 5, sementara non elektrolit nomor 1.
Jawab : D.
Soal no. 11
Berikut ini beberapa contoh penggunaan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari:
1) penggunaan glikol pada radiator mobil;
2) menghilangkan salju di jalan raya dengan menggunakan garam dapur atau urea;
3) penggunaan cairan obat tetes mata;
4) memisahkan zat beracun dalam air limbah sebelum dilepas ke lingkungan bebas; dan
5) naiknya zat makanan dari akar tanaman ke daun/batang.
Penerapan dari penurunan titik beku larutan terdapat pada nomor….
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (5)
Pembahasan
1) penggunaan glikol pada radiator mobil → penurunan titik beku.
2) menghilangkan salju di jalan raya dengan menggunakan garam dapur atau urea → penurunan titik beku.
3) penggunaan cairan obat tetes mata → osmosis.
4) memisahkan zat beracun dalam air limbah sebelum dilepas ke lingkungan bebas → osmosis balik.
5) naiknya zat makanan dari akar tanaman ke daun/batang.
Penurunan titik beku larutan terdapat pada nomor 1 dan 2.
Kunci jawaban: A
Soal no. 12
Perhatikan gambar berikut!
Larutan yang memiliki tekanan uap paling kecil terdapat pada gambar nomor….
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Pembahasan
Tekanan uap paling kecil saat partikel dari zat terlarutnya paling
banyak. Dari gambar yang paling banyak memiliki partikel zat terlarut
adalah gambar nomor 5.
Kunci jawaban : E
Soal no. 13
Perhatikan data uji pH beberapa larutan!
Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah….
A. P dan Q
B. Q dan R
C. R dan S
D. R dan T
E. S dan T
Pembahasan
Cirinya larutan penyangga jika ditambah sedikit asam atau ditambah
sedikit basa perubahan pH nya relatif kecil. Q dan R termasuk larutan
penyangga (buffer).
Kunci jawaban: B
Soal no. 14
Sebanyak 100 mL KOH 0,04 M dicampur dengan 100 mL HCOOH 0,04 M menurut reaksi:
KOH (aq) + HCOOH (aq) → HCOOK (aq) + H2O (l)
Jika Ka HCOOH = 2 × 10–4 dan Kw = 10–14 , pH campuran tersebut sebesar….
A. 8 + log √2
B. 8 + log 1
C. 6 − log 1
D. 6 − log √2
E. 2 − log 6
Pembahasan
Data:
100 mL KOH 0,04 M → 4 mmol
100 mL HCOOH 0,04 M → 4 mmol
KOH dan HCOOH akan habis bereaksi, terbentuk garam HCOOK sebanyak 4 mmol.
Volume total larutan 100 + 100 = 200 mL
[HCOOK] = 4 mmol/200 mL = 0,02 M = 2 × 10−2
Hidrolisis garam:
Jawab: B.
Soal no. 15
Penerapan sifat-sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
(1) pembentukan delta di muara sungai;
(2) proses cuci darah;
(3) penggumpalan lateks;
(4) penggunaan norit untuk obat sakit perut; dan
(5) sorot lampu bioskop pada udara berasap.
Contoh penerapan sifat koloid yang merupakan sifat koagulasi adalah nomor…
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (4) dan (5)
Pembahasan
Kimia koloid. Dari option yang ada:
(1) pembentukan delta di muara sungai; → koagulasi
(2) proses cuci darah; → dialisis
(3) penggumpalan lateks; → koagulasi
(4) penggunaan norit untuk obat sakit perut; → adsorpsi
(5) sorot lampu bioskop pada udara berasap → Efek Tyndall
Koagulasi nomor 1 dan 3.
Kunci Jawaban : B
About Me
- Bakrie Master of Chemistry
- Anda Kesulitan Menyelasaikan Soal Soal Kimia anda hp : 085230135035 email : sman1ngantru@gmail.com web : http://bakrie.tk
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment